Happy April

Bulan April adalah bulan yang penuh berkah.
Konon, Kanjeng Nabi Muhammad lahir di bulan April. Ini berkah bagi umat Islam
Ibu Kartini juga lahir di bulan April. Ini berkah bagi kaum wanita. Tunjangan Profesi Guru juga cair di bulan April. Ini berkah bagi para guru.
Peringatan hari Kartini yang banyak memakai kebaya juga di bulan April. Ini berkah bagi pemilik salon dan penjahit kebaya.
Buat para siswa, bulan April adalah persiapan Ujian....
Dan mungkin masih banyak yang belum terdeteksi apa saja yang biasa terjadi di bulan April ini.

Yang jelas.. Bulan April adalah bulan para wanita.
Dimana-mana orang membicarakan emansipasi wanita. Peran ganda wanita karier dan ibu bagi anak-anaknya. Sementara itu, yang dibicarakan malah semakin hari semakin jauh dari cita-cita Kartini sesungguhnya.
Dulu Kartini bercita-cita agar para wanita pandai sehingga tidak tertindas oleh kaum lelaki dan bisa mendidik putra-putrinya. Namun sekarang ini malah disalahartikan.
Menjadi sibuk karena kerja di luar rumah malah membuat banyak para ibu yang melalaikan tugasnya sebagai ibu, pendamping dan pendidik putra-putrinya. Bukan berarti para ayah tidak boleh mendidik putra-putri mereka. Namun sebenarnya, Ibulah yang menjadi madrasah pertama sang buah hati.
Demikian besar peranan seorang Ibu sampai dikatakan bahwa Sebuah negara akan berdiri dengan tegak jika para ibu menjadi ibu yang solihah bagi suami dan anak-anaknya.

Jadi, emansipasi bukan berarti bertukar peran. Emansipasi bukan berarti mensyahkan para wanita memamerkan kemolekan tubuhnya di muka umum. Emansipasi juga bukan berarti ibu harus selalu keluar rumah... Emansipasi berarti menjadi pintar untuk memaksimalkan peran mendidik putra-putri harapan bangsa.

Selamat memperingati hari Kartini dengan kegiatan yang lebih menunjukkan emansipasi...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Let's Start Again

Let's Start